Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Cerpen. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 21 Maret 2020

BERHENTI SEBELUM SEMAKIN JAUH (CERPEN)


           Mata laki-laki itu menatap lurus. Penyesalan demi penyesalan beruntut melingkupi dirinya, mengirim bulir-bulir air mata yang mulai menghiasi kedua matanya. Nafasnya sesak, bukan karena udara disekitar. Tetapi lebih kepada tekanan dan rasa bersalah yang kian menumpuk di dada. Kicauan burung dari jauh terdengar, seperti mengejeknya. Memperjelas bahwa semua kesalahannya saat ini memang sangat buruk.